Beberapa teori kecerdasan yang populer
:
Kecerdasan
Intelektual / Intelektual Quotient (IQ)
Teori Kecerdasan atau Intelektual Quotient (IQ) pertama kali diperkenalkan oleh Alfred Binet.
Dalam IQ menerapkan beberapa konsep antara lain:
·
Kecerdasan
dilihat hanya dari sisi kekuatan verbal dan logika seseorang.
Alfred Binet mengemukakan pendapatnya bahwa kecerdasan seseorang dipengaruhi oleh kemampuan orang tersebut dalam mengandalkan logika yang dibarengi dengan kekuatan / kemampuan verbalnya.
·
Kecerdasan
akhirnya dapat dinilai dengan angka konstan. IQ seseorang dapat dikatakan bagus jika IQ tersebut berada pada standar yang konstan tidak berubah - ubah dalam jangka waktu yang lama.
·
Menganut
konsep eugenic artinya pengendalian sistematis dari keturunan. menurut Alfred, jika seseorang berasal dari keturunan yang mempunyai kemampuan logikanya yang kuat, maka keturunannya tersebut secara langsung akan berpengaruh terhadap kemampuan IQ keturunan berikutnya.
·
Perkembangannya
diteruskan oleh Carl Brigham dengan merancang tes IQ yang diperbaharui dengan
nama Scholastic Aptitute Test (SAT).
Kecerdasan
Umum / General Intelegence (G)
Penemu : Charles
Spearman (1863-1945)
Konsep :
·
Manusia
mempunyai kemampuan mental umum (G) yang mendasari semua kemampuannya untuk
menangani kesulitan kognitif.
·
Faktor
G ini meliputi kemampuan memecahkan masalah, pemikiran abstrak, dan keahlian
dalam pembelajaran.
Kecerdasan
Cair dan Kecerdasan Kristal / Fluid and Crystaled Intelligence
Penemu : Raymond
Cattel dan John Horn
Konsep :
·
Manusia
mempunyai 2 macam kecerdasan umum, yaitu kecerdasan cair dan kecerdasan
kristal.
·
Kecerdasan
cair adalah kecerdasan yang berbasis pada kecerdasan biologis. Kecerdasan ini
meningkat sesuai dengan perkembangan usia, mencapai puncak saat dewasa dan menurun
pada saat tua karena proses biologis tubuh.
·
Kecerdasan
kristal adalah kecerdasan yang diperoleh dari proses pembelajaran dan
pengalaman hidup. Kecerdasan ini dapat terus meningkat tidak ada batas maksimal
selama manusia mau dan bisa belajar.
Kecerdasan
yang Dapat Dimodifikasi / Modifiable Intelligence
Penemu : Reuven
Feurstein
Konsep :
·
Kecerdasan
dapat diukur dari kemampuan berpikir seseorang yang mana kemampuan berpikir
manusia tersebut mempunyai tahap-tahap perkembangan.
Kecerdasan
Proksimal / Proximal Intelligence
Penemu : Leo Vygotsky
Konsep :
·
Kecerdasan
kognitif seseorang dapat diuji dengan memperhatikan kronologis usia mental
orang tersebut dan memperhatikan kapasitas orang tersebut.
·
Maksud
kapasitas seseorang adalah perbandingan kemampuan seseorang menyelesaikan suatu
masalah seseorang diri dengan apabila mendapat bantuan orang lain dalam
menyelesaikan masalah yang serupa.
Kecerdasan
yang Dapat Dipelajari / Learnable Intelligence
Penemu : David
Perkins dari Harvard University
Konsep :
·
Kecerdasan
dipengaruhi dan diopersaikan oleh beberapa faktor dalam kehidupan yaitu sistem
orak, pengalaman hidup, dan kapasitas untuk pengaturan diri.
Kecerdasan
Perilaku / Behaviour Intelligence
Penemu : Arthur Costa
dari Institute of Intelligence di Berkeley
Konsep :
·
Kecerdasan
diartikan sebagai suatu kumpulan dari kecenderungan perilaku.
·
Perilaku
tersebut antara lain keuletan, kemampuan mengatur perilaku impulsif, empati,
fleksibilitas berpikir, metakognisi, akurasi, kemampuan bertanya, bahasa,
kepekaan panca indera, kebijaksaan, rasa ingin tahu, dan kemampuan mengalihkan
perasaan.
Kecerdasan
Tri Tunggal / Triarchic Intelligence
Penemu : Robert J.
Sternberg
Konsep :
·
Kecerdasan
manusia dapat diukur dari keseimbangan tiga kecerdasan yaitu kecerdasan kreatif,
analisis, dan praktis.
·
Kecerdasan
kreatif meliputi kemampuan menemukan dan merumuskan ide serta solusi dari
masalah.
·
Kecerdasan
analisis digunakan saat secara sadar mengenali dan memecahkan masalah,
merumuskan strategi, menyusun dan menyampaikan informasi.
·
Kecerdasan
praktis digunakan untuk bertahan dalam hidup seperti keberhasilan mengatasi
perubahan.
Kecerdasan
Moral / Moral Intelligence
Penemu : Robert Coles
Konsep :
·
Kecerdasan
yang menitikberatkan pada prinsip dan nilai-nilai hidup.
Kecerdasan Emosional / Emotional
Intelligence
Penemu : Daniel
Goleman (1995)
Konsep :
·
Kecerdasan
dapat terdiri dari kombinasi 5 komponen, yaitu kesadaran diri, manajemen emosi,
motivasi, empati, dan mengatur hubungan / relasi.
Kecerdasan
Memecahkan Kesulitan / Adversity Intelligence
Penemu : Paul Scholz
Konsep :
·
Kecerdasan
seseorang dapat diukur dari kemampuan orang tersebut mengatasi masalah yang
dialami dalam hidup.
·
Kecerdasan
seseorang dapat diklasifikasikan menjadi berbagai ciri dan sifat yaitu :
Quitter, Camper, dan Climber.
Kecerdasan
Majemuk / Multiple Intelligence
Penemu : Howard
Gardner dari Harvard University
Konsep :
·
Setiap
orang mempunyai lebih dari satu kecerdasan, minimal memiliki delapan kecerdasan
yaitu linguistik, logika-matematika, intrapersonal, musikal, naturalis,
visual-spasial, dan kinestestis
·
Setiap
orang memiliki delapan kecerdasan ini dengan kadar perkembangan yang
berbeda-beda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar